Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kabar Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Dunia. Tampilkan semua postingan

Innalillahi, kelompok pemeras dan penculik di Pakistan catut nama Taliban

Kamis, 07 Februari 2013

Innalillahi, kelompok pemeras dan penculik di Pakistan catut nama Taliban

KARACHI – Memanfaatkan nama besar Mujahidin Taliban Pakistan, geng-geng kriminal di Pakistan menggunakan nama tersebut untuk memeras uang dari pengusaha, pedagang dan warga di negara Asia Selatan.
“Kami telah menghancurkan berbagai geng dan menangkap beberapa orang yang telah menggunakan nama Taliban untuk melakukan berbagai jenis kejahatan, terutama penculikan untuk tebusan dan pemerasan,” ujar Farooq Awan, seorang pejabat kepolisian senior di Karachi seperti dilansir OnIslam.
Hampir 50 orang telah ditangkap atas keterlibatan dalam penculikan yang menggunakan nama Taliban.
Kasus yang paling menarik muncul pada bulan lalu ketika seorang bos Cina ditangkap di Karachi. Para penyerang mengancam keluarga korban akan membunuh sandera jika mereka tidak membayar uang tebusan sebesar 100.000 USD.
Mereka mengirimkan foto dari beberapa orang berjenggot seolah-olah itu adalah Mujahid Taliban, kepada istri korban.
Tapi setelah seminggu ditahan, sandera dibebaskan oleh penculiknya tanpa tebusan karena tidak tersedianya tempat yang tepat. Kemudian diketahui bahwa dalam penculikan adalah karyawan Cina yang bekerja di perusahaan yang sama.
Dia ditahan oleh polisi dan mengaku bahwa ia telah menculik bosnya karena ia berpikir bahwa keluarganya tidak akan memakan waktu lama untuk membayar uang tebusan setelah mendengar nama Taliban.
“Ini bukan satu-satunya kasus,” ungkap Awan.
“Kami baru-baru ini menangkap seorang karyawan dari perusahaan lokal yang juga menculik atasannya untuk tebusan atas nama Taliban.”
Karachi merupakan pusat komersial di Pakistan, telah lama dikenal karena kekerasan. Kota ini disebut-sebut sebagai surga bagi paa penjahat yang telah terlibat dalam perampokan bank, penculikan untuk tebusan, pencurian mobil dan kejahatan lain yang mengambil keuntungan dari kekurangan personil kepolisian dan kurangnya perencanaan keamanan yang tepat.
Pejabat Polisi percaya bahwa penjahat menggunakan nama Taliban untuk meningkatkan posisi tawar mereka.
“Menggunakan nama Taliban (oleh penjahat) telah menjadi mode saat ini,” ujar Fayyaz Khan dari Pusat Investigasi (CID), yang telah menangkap banyak Taliban palsu.
“Para penculik atau pemeras berpikir bahwa korban tidak akan berani menghubungi polisi jika mereka menggunakan nama Taliban,” kata Khan.

Sumber : haninmazaya/arrahmah.com)


Pasukan teroris AS bunuh 6 sipil Afghan dalam serangan pengecut di Afghanistan barat

Rabu, 06 Februari 2013

Pasukan teroris AS bunuh 6 sipil Afghan dalam serangan udara pengecut di Afghanistan barat
HERAT - Sedikitnya enam sipil Afghanistan telah gugur dalam operasi militer yang dilancarkan pasukan teroris AS di provinsi Herat, Afghanistan Barat.
Toor Mohammad Zarifi, pejabat boneka setempat mengatakan pada Selasa (5/2/2013) semua korban adalah perempuan dan anak-anak. Mereka tewas dalam serangan udara pengecut tentara teroris AS.
Pejabat keamanan boneka Afghan mengklaim para korban tewas selama bentrokan antara tentara teroris AS dengan Mujahidin Imarah Islam Afghanistan.
Jatuhnya korban sipil terus meningkat drastis dan terus menyuburkan sentimen anti-AS di kalangan rakyat Afghanistan. Insiden serupa di masa lalu telah menyebabkan protes keras oleh rakyat Afghanistan.

Sumber berita : haninmazaya/arrahmah.com

Sebarkan!

Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...

Paska fatwa ulama, band rock wanita kashmir berhenti ngebend

Pasca fatwa ulama, band rock wanita Kashmir berhenti ngeband
SRINAGAR (Arrahmah.com) - Sebuah band rock wanita Kashmir memutuskan untuk bubar setelah seorang mufti agung Jammu dan Kashmir mengatakan bahwa aktifitas mereka tidak sesuai dengan Islam dan meminta mereka untuk berhenti. Hal ini dikonfirmasi oleh manajer mereka pada Selasa (5/2/2013).

Pragaash, band rock yang terdiri dari tiga gadis Muslimah ini yang masih duduk di bangku SMA, telah mendapat kecaman dari ulama Kashmir dan masyarakat Muslim.
Mufti Agung Bashiruddin Ahmad pada Ahad (2/3) mengatakan bahwa aktifitas mereka menyimpang dari aturan Islam dan tidak pantas, juga meminta mereka untuk berhenti ngeband.
"Ketika para gadis (remaja) dan wanita muda menyimpang dari jalan yang lurus dan menuruti hawa nafsunya tanpa rasa malu dan perilaku tidak sopan… kegiatan musik tidak serius semacam ini bisa menjadi tahap pertama menuju kehancuran kita," katanya. "Mereka harus menghentikan jejak mereka ini."

"Setelah fatwa ini, para gadis ini memutuskan untuk bubar dan tidak ngeband," kata Adnan Mattoo, manajer Pragaash, kepada AFP.

Ibu salah satu anggota Pragaash ini mengkonfirmasi bahwa puterinya memutuskan untuk meninggalkan band mereka.

Kashmir adalah wilayah mayoritas Muslim di mana rakyatnya menginginkan kemerdekaan dan tegaknya Syariah Islam.

Sumber : (siraaj/arrahmah.com)

    Sebarkan!

    Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...

    Lagi, Ranjau mujahidin menghancurkan tank rezim suriah di pinggiran Damaskus

    Lagi, ranjau mujahidin menghancurkan tank rezim Suriah di pinggiran Damaskus
    DAMASKUS (Arrahmah.com) – Dalam pertempuran darat di wilayah pinggiran Damaskus, pasukan rezim Nushairiyah Suriah mengandalkan keunggulan tank dan artileri berat yang mereka miliki. Dengan gagah berani mujahidin menghadapinya ranjau-ranjau anti tank dan roket-roket RPG. Sebuah tank pasukan rezim Suriah kembali berhasilkan dihancurkan oleh mujahidin Jabhah Nushrah di kota Arbeen dengan ranjau anti tank pada Senin (26/11/2013).
    Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
    jabhah nushrah logo
    Jabhah Nushrah - Penjelasan no. 214
    Menghancurkan sebuah tank di pinggiran Damaskus

    Segala puji bagi Allah Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada orang yang senantiasa tersenyum lagi jagoan berperang, nabi kita Muhammad, juga kepada keluarga dan semua sahabat. Amma ba'du.
    Dengan karunia Allah semata, sebuah regu kecil mujahidin Jabhah Nushrah berhasil meledakkan ranjau anti tank terhadap tank pasukan rezim Nushairiyah Suriah di kota Arbeen, pinggiran Damaskus. Ledakan itu tepat mengenai tank musuh secara langsung. Segala puji dan karunia milik Allah semata. Serangan itu dilakukan pada hari Senin, 12 Muharram 1434 H bertepatan dengan 26 November 2012 M.
    Tank musuh sesaat sebelum terkena ranjau mujahidin
    Tank musuh sesaat sebelum terkena ranjau mujahidin

    Tank musuh meledak saat terkena ranjau mujahidin
    Tank musuh meledak saat terkena ranjau mujahidin

    Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.
    Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam
    Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha'
    Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda
    Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam
    Sabtu, 21 Rabi'ul Awwal 1434 H / 2 Februari 2013 M
    (muhibalmajdi/arrahmah.com)

    Sebarkan!

    Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Al-Islam - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
    Proudly powered by Blogger